KINESIO

Di era saat ini permasalahan kesehatan terutama permasalahan gerak dan fungsi masih tinggi di masyarakat terutama di pedesaan. Penyebab gangguannya sangat kompleks, salah satunya posisi saat beraktifitas dan bekerja yang sering terjadi kesalahan serta dilakukan secara berulang-ulang atau terus menerus. Hal tersebut di dukung dengan kurangnya pengetahuan masyarakat terutama di daerah pedesaan mengenai gangguan dan penanganan fungsi dan gerak tersebut. Oleh sebab itu diperlukan diadakannya pendidikan kesehatan berupa penyuluhan maupun konsultasi dan pelayanan kesehatan profesional yang ditujukan kepada masyarakat guna meningkatkan pengetahuan masyarakat serta memberikan penanganan mengenai permasalahan gerak dan fungsi tersebut. Maka HM Fisioterapi FK Unud mengadakan Pendidikan Kesehatan serta Pelayanan Kesehatan yang merupakan program kerja bidang IV (Penprokes) dalam sebuah rangkaian kegiatan yang dinamakan KINESIO (Kegiatan Eksternal Sosial Fisioterapi).

KINESIO merupakan kegiatan ekternal social dari HM Fisioterapi untuk memfasilitasi mahasiswa fisioterapi agar dapat mengetahui mengenai gambaran gangguan fungsi dan gerak yang sering dialami dimasyarakat secara langsung dan bagaimana cara menangani atau melakukan pelayanan terhadap gangguan tersebut serta untuk mengenalkan peranan fisioterapi kepada masyarakat.  Kegiatan ini akan dilaksanakan untuk kelima kalinya dimana KINESIO V diadaptasi dari KINESIO sebelumnya dan sedikit perbaikan dalam rangkaian kegiatannya. Adapun Rangkaian kegiatan KINESIO V adalah Kerja Sosial (Kersos), Pendidikan Kesehatan (Penkes), dan Penelitian.

  • Kersos (kerja sosial)
    Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk kerja sosial selama 2 hari 1 malam.Bentuk kegiatannya :
    – Pelayanan kesehatan fisioterapi
    – Pelayanan konsultasi penyakit lain
    – Pelaksanan senam yang di pandu oleh mahasiswa fisioterapi
    – Pelaksanaan bakti sosial berupa bersih desa
  • Pendidikan kesehatan (Penkes)
    Pendidikan kesehatan (Penkes) merupakan suatu kegiatan berupa pemberian materi –materi pendidikan yang berkaitan dengan permasalah fungsi gerak dan bagaimana cara penanganannya kepada masyarakat luas. Kegiatan ini lebih ditekankan kepada pemberian pengetahuan, pembelajaran, dan pendidikan mengenai peranan dan penanganan fisioterapi terhadap gangguan fungsi dan gerak yang sering dialami masyarakat sekitar, sehingga dapat dibedakan dari pelayanan kesehatan lainnya.
    Kegiatan ini dilaksanakan dalam 2 tahap dan dilaksanakan saat pelaksanaan Kersos:
    – Pendidikan kesehatan yang ditujukan pada warga banjar.
    – Pendidikan kesehatan yang ditujukan pada siswa-siswa di sekolah dengan materi yang disesuaikan dan langsung terdapat praktek.
  •  

    Penelitian
    Penelitian ini merupakan suatu kegiatan pengumpulan data mengenai kesehatan ataupun pengetahuan masyarakat mengenai kesehatan melalui pengisian kuisioner. Output dari penelitian ini nantinya adalah sebuah laporan penelitian.

    Tujuan kegiatan :

    • Memberikan gambaran kepada mahasiswa fisioterapi mengenai penanganan gangguan gerak dan fungsi di masyarakat terutama di pedesaan secara langsung.
    • Meningkatkan kualitas gerak dan fungsi dari masyarakat yang menjadi sasaran pelayanan kesehatan.
    • Meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai permasalahan-permasalahan gerak dan fungsi yang dialami serta mengenai posisi- posisi yang baik dalam menjalani aktivitas sehari- hari.
    • Meningkatkan pengetahuan mahasiswa fisioterapi mengenai permasalahan – permasalahan yang sering dialami di masyarakat.